BATANG – Bus rombongan tim Persib Bandung U-18 diserang sekelompok orang di Rest Area KM 360 Tol Batang, Jawa Tengah, Minggu (11/10/2026) sekitar pukul 21.30 WIB. Bus yang membawa sekitar 30 pemain dan ofisial itu sedang dalam perjalanan pulang ke Bandung setelah bertanding melawan Garuda United dalam kompetisi Elite Pro Academy (EPA) U-18 di Solo.
Menurut Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kota (Polresta) Batang, Kompol Bintoro Thio Pratama, pada saat yang sama rombongan suporter Persija yang pulang dari Yogyakarta juga berhenti di rest area tersebut. Setelah sempat terjadi adu mulut, bus Persib dilempari. Kaca bus di sisi kiri dan kanan pecah, dan seorang ofisial tim dianiaya. Sekretaris Jenderal Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Yunus Nusi, juga menyebut sejumlah koper milik ofisial dan pemain dijarah.
Polisi bergerak setelah menerima laporan dari sopir bus. Berdasarkan keterangan saksi dan rekaman kamera pengawas (CCTV), polisi menangkap seorang pria berinisial BPA (33), warga Palmerah, Jakarta Barat, pada Senin (12/10/2026). BPA diduga melempar batu ke arah bus. Polisi kemudian menetapkannya sebagai tersangka dengan sangkaan Pasal 262, Pasal 466, dan/atau Pasal 521 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Hasil tes urine menunjukkan BPA positif sabu dan ganja.
Kepala Polresta Batang Kombes Pol Warsono mengatakan, pihaknya masih mendalami kemungkinan ada pelaku lain. Rekaman CCTV dan keterangan para saksi masih dianalisis. Di dalam bus, polisi juga menemukan sebuah batu berukuran besar yang diduga dipakai dalam penyerangan.
Manajemen Persib mengecam penyerangan tersebut dan memilih menempuh jalur hukum. Klub juga meminta para suporternya menahan diri dan tidak membalas. Dari pihak lain, manajemen Persija ikut mengecam kejadian itu dan mendukung proses hukum yang objektif. Persija menegaskan bahwa persaingan antarklub tidak bisa menjadi alasan untuk melukai orang lain. PSSI meminta polisi menghukum berat para pelaku dan mendesak operator kompetisi serta klub mengambil langkah tegas.
Hingga Selasa (13/10/2026), polisi baru menetapkan satu tersangka. Penyidik masih menelusuri keterlibatan orang lain, sehingga jumlah tersangka masih bisa bertambah seiring berjalannya penyidikan.
Mengutip berita ini
Ambil rujukan siap pakai dalam gaya APA, MLA, atau Chicago.
Sitasi Berita
Pratinjau sitasi